Saturday, November 4, 2023

Bersendirian

 Kesihatan mental
…
Dalam Islam, ada 5 konsep Maqasid ash-shari’ah i.e. objektif suatu hukum shari’ah dilaksanan yakni untuk memelihara agama, diri, akal, harta dan keturunan.

Memelihara diri, hifz an-nafs, adalah sebahagian daripada ‘ilm an-nafs, yang mana Rasulullah SAW ajarkan pada para sahabat.

Pernah suatu hari ketika Rasulullah SAW  memasuki masjid dan melihat Abu Umamah RA sedang duduk di sana. Beliau bertanya: “Wahai Abu Umamah, kenapa aku melihat kau sedang duduk di dalam masjid sedangkan bukan luar waktu solat?” Abu Umamah menjawab: “Dukacita dan hutang menyelubungiku wahai Rasulullah!” Rasulullah menjawab: “Mahukah kamu aku ajarkan kepada kamu satu doa jika kamu membacanya Allah akan menghilangkan rasa dukacitamu dan melangsaikan hutangmu.” Abu Umamah menjawab: “Sudah tentu, wahai Rasulullah.” Maka Baginda bersabda: “Ucapkanlah pada tiba waktu pada pagi dan petang bacaan ini:
اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ الْهَمِّ وَالْحَزَنِ وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ الْعَجْزِ وَالْكَسَلِ وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ الْجُبْنِ وَالْبُخْلِ وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ غَلَبَةِ الدَّيْنِ وَقَهْرِ الرِّجَالِ
Maksudnya: “Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada Engkau dari kedukaan dan kesedihan. Aku berlindung kepada Engkau dari sifat lemah dan malas. Aku berlindung kepada Engkau dari sifat pengecut dan bakhil. Dan aku berlindung kepada Engkau dari bebanan hutang dan penindasan manusia.”
Riwayat Abu Daud (4/353)
…
Di dalam Al-Quran, Allah SWT sendiri memilih untuk menceritakan perihal Nabi Yaakub yang berdukacita ketika kehilangan Nabi Yusuf AS 
 وَٱبۡيَضَّتۡ عَيۡنَاهُ مِنَ ٱلۡحُزۡنِ فَهُوَ كَظِيمٞ
dan putihlah dua belah matanya disebabkan ratap tangis dukacitanya kerana ia orang yang memendamkan marahnya di dalam hati. [Yusuf 12:84]

Nabi Yaakub AS menangis dan menangis selama 40 tahun, sehinggakan matanya sakit/kabur /memutih kerana terlalu merindui anaknya, Yusuf AS. Allah sendiri menceritakan, sakit mental yang dialami Nabi Yakub AS hingga menyebabkan fizikalnya (mata) terjejas.  Ini disahkan oleh pakar psikologi dimana simpton ‘somatic’ adalah suatu yang terjadi di mana apabila keadaan mental dan emosi terjejas akan menyebabkan keadaan fizikal turut menampakkan kesannya. 
40 tahun bukanlah suatu masa yang pendek. Hinggakan, anak cucu beliau sendiri sudah bosan, hingga menuduh beliau nyanyuk. Perkara ini sering terjadi apabila seseorang mendapat gangguan emosi. Bukan sahaja diri mereka, malah ahli yangbrapat dengan mereka turut terkesan.
…
Psikologi Islam mengakui konsep self-care, menjaga dan mengasingkan diri, atau nama yang sering digunapakai hari ini ialah ‘healing’. As a matter of fact, Rasulullah SAW sendiri melakukan ‘healing’ ketika Nabi SAW berkhawlah, mengasingkan diri di Gua Hira’.
Self-care in Islam is more than just self-healing and far from being selfish. 
It is a connection and bond within oneself, connecting to The Creator, and understanding oneself better, in order for he or she would be able to function fully in the community on day-to-day basis. 

Mengasingkan diri, bukan bererti sunyi dan keseorangan. Ia bukanlah sesuatu yang harus digeruni oleh setiap umat Islam. Malah, ia adalah sesuatu yang diharuskan, terutamanya apabila kita rasa amat ‘kehilangan’ sehingga terganggu mental, emosi dan perasaan.
Being alone doesn't mean being lonely. Isolation is not something that most Muslim should be fear of. As a matter of fact, being alone in solitude and is something that we are encouraged to do to connect spiritually and physically to increase one's faith i.e. Iman. 

Asingkanlah diri, jika perlu. Ambil masa untuk merawat jiwa yang penat dalam lara. 
Pause and recharge.

Bila dah pulih hati terisi dengan iman dan kasih Allah, teruskanlah hidup mengejar akhirat sementara menumpang di dunia ini.
#alonebutnotlonely
#strengtheningyourfaith
#spiritualsolitude
#DrRaniaAwaad
#islamicpscychology

Bilakan bersatu?

It's heartbreaking to see what is happening in Palestine today. 
Tak tahu how to react. 
Yet, nak put my mind at ease and try to think of something else pun, was not as easy. 
...

Dan seperti biasa, cerita lain selain dapat buat aku sedih selain nasib ibu yang menangisi kehilangan anak di Palestin, tentulah cerita bila akan tiba masa aku dapat berkumpul mesra dengan adik-beradik aku, abah mama, abang, mentua dan anak-anak semua orang? 

Sampai hari ni, belum nampak jelas bayangannya. 
Makin aku cuba mendekat, makin menjauh kurasa. 

Alhamdulillah 'ala kulli hal. 
Moga Allah permudahkan di suatu hari yang indah. 
Ameen

Sunday, October 22, 2023

A 'fair' parent

One of the concern me being a mother is, me not being 'fair'  to all three of my children. 
I love them the same, abundantly. 
And all I want is for them to have the best, both in Hereafter and this world, allahumma ameen. 
Never ever I want to let them down. 
Letting them down, means, they get upset and sad. 
I never like it when I know one of them are sad. 
It saddened me, although, it over not so critical matters. 
Yup, I love spoiling them. 
It just that, sometimes, I didn't tell them all. 
I don't give in to all their request. 
Especially when I felt, by allowing it, would lead to the possibilities of bigger harm which would upset them and make them sad. 
They might not see it, but, I know, one day they would know why mama said, 'no'. 
...
I was disheartened by Aimar last night. 
He did what he didn't tell me he would of what he knew I would say no. 
and I found out. 
So, the damage was done.
Mending it is nothing but to forgive him when he seek forgiveness, and let it be a life lesson to him. 
...
It's not easy to be his mama ~ Aimar's mama. 
Just as much, it's not easy to be Aimar, a young energetic good teenage boy who couldn't resist temptation easily. 
I know that teen ~ I was him; or maybe I wasn't as 'adventurous' as he was. 
But, as I'm reflecting, I knew how it felt to be in his shoe. 
Because, I'm his mama. 
...
And I only got to know how my parents felt when I was their age, having a teenage daughter like me. 
...
Last Friday, I was disheartened when I got to know my dad had minor injury as he was trimming his moustache and the scissors fell down and 'stabbed' his feet. There were blood all over. It just that, instead of calling me, who is a non-working housewife staying-at-home mom who live the nearest to my parents as compared to others, Aboh called my sister, my working sister who was in her office attire, came and picked him up to bring him to the clinic. 

I was just left speechless. 
...
It took time for me to ponder ~ is it fair for parents to not 'love' and 'trust' their children the same. 
I do not have answer on behalf of my parents. 
 
But I know for sure, I don't want my children to ever feel that!
It has always be my concern when I had my second child, and the concern still valid throughout their life. 

I just love them the same, lillahitaala.
I love them for Allah's sake. 
...
Should they are reading this, I just want to tell them,
'kalau ada apa2 yang mama buat, buat Aidan, Aimar, Aivey berasa hati dan rasa kurang kasih banding dengan adik-beradik yang lain, please don't feel such way. 
Mama tak pernah belah bagi kasih antara korang tiga orang. 
And do know, kalau ada korang rasa begitu, shoo it away!'

And that's how I would shoo away the feeling I thought about my parents. 
...

Tuesday, October 10, 2023

Gosh! Old me!

Lama sangat dah tak menaip.. 
Beralasan tu, dah jadi satu kebiasaan. Sehinggakan dan kekeringan dan ketandusan alasan, masih cuba hendak menyedapkan hati, walaupun takde keperluan. 

Indah ajaran Rasulullah SAW; if there's nothing concern you, leave it alone!
Alhamdulillah
I really hope that I could adhere to that. 

My health is not getting any better, alhamdulillah. 
It's deteriorating and got tired blaming the post-chemo and post-radio after ten years. 
Subhanaallah. 
How merciful Ar-Rahman has been to this sinner, and here I am. 

I'm turning 46 in 8 days time.
Mature?
Wisdom?
Wiser?
nope - just getting older

So, once I while, I worried about my future. 
How would the kids be. 
How would my dear parents be.
How would me and my spouse be. 
And in those times, I just felt 'helpless' and hopeful. 
Indeed, it is to Him that we shall return to. 
May it be a one smooth wonderful journey, ameen. 

And they would be time, I just want to cry and I did cry. 
Reflecting back of all my sins
Reflecting how merciful and kind Allah has been to me and how horribly pain in the a*% I've been to myself and the people surrounding. 
Reflecting of all the blessings that I never bother to count before. 
Allahu akbar. 
who won't?

At times, I just missed the memories of my childhood. 
I had a great time, being raised in a wonderful loving house with loving and caring families. 
And how I wish my children would be able to share that love and care. 
Yet, I know, at times me writing this, it is just impossible. 
And that is why I have to stop writing now. 

Friday, September 15, 2023

She's 12

 Aivey was 12 semalam.
I was sad the day before, and yesterday and still am today. 
...

Vy, awak dah 12 tahun.
…
Aboh plan amik cuti on the 15th sebab you were supposed to be due in a week time ~ but, just like abg2, you just too eager to come out and didn’t want to wait for Aboh… the world is harsh, Vy! 
2012-2013 .. mama sebok dok busy keje, I could hardly have much nemories you growing up! 😪
2014 - 2015 .. mama baru post-cancer treatment and you spent most time growing up with Aboh & Atok. 😘
2016 - 2017 .. mama dah tak keje, dah ok sikit, dah boleh teman awak buat memacam and that was it. 😍
lepas tu, I lost track of time, only to felel a pang in my heart that you are 12 ~ “Ma, can we do saya punya MyKad on Thursday?”
Vy, banyak awak ada tepi mama, tepuk mama, hug mama, kiss mama bila aboh gi work and mama tengah ‘time out’.. somehow, you are just beyond your age when it comes to being empathy with me! 
Despite your small build body size, you definitely have a great growing up heart, girl.
Like Aboh said, ‘you are our favourite daughter!’
and you will reply him, ‘you are my favourite aboh and mama!’
Happy 12th, anak solehah.
Moga awak selalu berkumpul dengan orang baik-baik, kawan baik-baik, jadi baik-baik. 
Allahumma ameen



Monday, September 4, 2023

Perempuan: Kerja atau Berhenti Kerja?

 Tadi kat FB, ada lalu post 
"Perempuan bila dah kahwin patut berhenti kerja ke atau tidak?"
Memang post nak 'mendapat' .. kumpul komen puluh ribu, reaksi ratus ribu, sharing and tagged entah baper jariahnya... 

...
Isu perempuan kerja tak kerja ni, isu 'evergreen'. 
To me, it should be no right or wrong answer. 
And if we were to give answer pun, kena betul-betul tengok dari all aspect, all angles.. 
Pengalaman sahaja tak boleh pakai.. lagi hina bila pengalaman tu pengalaman orang.. dan lagi lagi hina bila pengalaman orang tu pengalaman orang yang tak kita kenal pun... entah-entah, tak wujud pun orang tu... 

Takut bila baca komen, "apa-apa pun jadi, jangan berhenti kerja!!!"
...

Ya Allah, tak takut ke kita dok ajar benda betul tak betul ni???
Tak tahu apa niat, tak tahu apa tujuan, tak tahu apa sebab... tau tau nak bangkang. 
...

Since I don't have the intention to write about this issue on my FB, this blog of mine seems to be legit nak simpan opinion... 

Kalau anak-anak mama tanya, "Ma, pompuan kena berhenti kerja ke bila dah kawin?"
My answer is simple....

"Kalau nak tengok 'hebat tak hebat' lelaki tu menjadi suami dan ayah, tengok bini dia keje tak keje... tengok lifestyle diorang... bini tak keje, makna dia mampu nak bagi cukup makan pakai dan pendidikan utk anak bini dia. Lifestyle gila babas mewah ~ maknanya dia cukup-cukup terer..."

Fullstop. 
...
Mama dibesarkan dalam keluarga yang perempuan semua kena jadi independent.
Lelaki-lelaki yang ada keliling (minus my dad) semua banyak amik kesempatan.. tak baper rajin dan bila ada-ada sikit, sebok nak bukak cawangan lain. 

Mama pernah skeptical pasal bab kawin ni... nenek bini no 2, mom lijah kena tinggal ngan laki besar anak sorang-sorang, mamiton bini no 2 out of 3 (or 4) yang laki memang ada tak ada dalam hidup dia dengan dua orang anak-anak dia... Mama sampai terpikir, kalau aku kawin nanti, ada potential laki kawin lebih 1 tak???? 

Tokki kahwin lebih 1.. Aboh tak pernah citer masa awal kami kenal dan berkawan.. As a matter of fact, dah bercinta 3,4 tahun, dah level nak kawin, baru Aboh citer.. something that he is not so proud of... Yang Mama lak in the thoughts of.. matilanak... kalau bapak dia kawin dua, dia tu ada potensi gak... 

Ahhhh sudah...

Bila tengok nenek, nek ton, nek mom struggle cari duit sendiri nak besarkan anak, nak mewahkan anak... Mama yakin, Mama kena belajar pepandai, dapat kerja best-best, jangan berhenti kerja walau apa pun yang jadi. 
...
Alhamdulillah, lepas kahwin... tak pernah sesen pun duit gaji terpaksa guna bayar bil api bil air bila apa-apa.. kete mama bayar sebab ada 2 kete, and boleh je nak opt for 1 so I don't have to pay.. tapi..nak gak 2. 

Gaji dari RM2k, RM4k, RM8k sampai RM10k... semua perabis duit beli handbag, kasut, makeup, baju bla bla.. perabis buat rambut, makan mewah bla bla.. Satu sen pun takde savings... hutang credit card pulak yang ada bertambah-tambah.. 
...
Aboh banyak kali suruh tak yah kerja... bini dia sangat degil. 

Until I had cancer and lepas dah recover, kena gi kerja... things not getting better.. my health was deteriorating.. tak leh nak perform, penat sokmo, tak dengar and I was so depressed. 

Aboh suruh berhenti kerja and this time I said, ok. 
...
I was worried... what if, what if, what if.. 
Memacam what ifs. 
Family kat Kg Baru pun sangat tak setuju bila tahu that I wanted to resign.. katanya, I should think through.. patut berhenti tanpa gaji or just nego ngan bos on work arrangement. 

Level 'risau' diorang sampai jadi 'gaduh'.. 
"bodohlah! ikut cakap laki..kalau apa-apa jadi, sapa nak tanggung ko???"
...
Malas nak ingat balik.. Kang jadi panjang citernya. 

I think through... risau bosan duduk rumah ~ I know I will be occupied with anak-anak and hal-hal anak-anak. 
Risau laki kawin lain ~ berani dia??? hahaha
Risau laki mati takde income??? I can always go back to work.
Apa-apa pun, I decided to berhenti.. betul.. masa tu takde niat Lillahitaala sebab pikir nak berhenti sebab malas nak gaduh pepanjang ngan Abang.. 

Ingat Abang cakap, "Abang bukan cannot afford manje.. Mewah tu, maybe tak, tapi, Abang tak pernah sesen pun pakai duit manje selama kita kahwin.. Alhamdulillah. Abang kerja offshore, balik cuti, nak lah bini ada rumah... bukan nak kena hantar jemput bini pergi kerja balik kerja. 

I quit kerja in 2015. 
And that was it ~ alhamdulillah.. one regret that I have until today is, "naper tak berhenti masa awal-awal dulu lagi ek??"
...
Rugi belajar tinggi duduk rumah?
Abang kata: tengok anak-anak kita... sapa cikgu tuisyen diorang? mama diorang kan.. anak-anak terjaga, bijak-bijak, solat makan pakai.. alhamdulillah.. anak-anak nak debate, argue benda-bende berat, steady je mama rebuttal ngan diorang.. sebab Alhamdulilllah, Mama degree oversea kot!

Alhamdulillah.. orang dok kata "pandai-pandai anak korang!"
tak, tak pandai tetibe... dari kecik kena pantau. 
Alhamdulillah. 
...
Kalau laki kawin lain?
Itu ketentuan Ilahi.. kita bukan Tuhan. 
...
Kalau laki mati?
Itu pun ketentuan Ilahi.. kita bukan Tuhan.
...
Kalau laki kena berhenti kerja, apa nak bagi anak-anak makan?
Mac 2017, Abang kena berhenti serta-merta from the company.. ding dong ding dong, naik turun court, nego diorang nak bayar certain amount.. tak banyak mana pun... tapi dapat kat lawyer pun ada dlm RM70k lah.. 

The first 2 years, kami masih boleh survive... lepas tu, struggle ya amat.. That was when I learned to berjinak-jinak buat freelance writing gig... tak mahsyuk mana, tapi ada. 
Habis semua savings.. duit ASB anak-anak. and all... from hero to zero. Duit rumah pun, nasib baik boleh tolak EPF..kalau tak, jenuh merempat kami. Alhamdulillah, kereta dah habis hutang time tu... Stream tak ber-repair aircond, panas pun kami terjah 5 beranak. Golf memang lagi hancur lah kan... 2 tahun tak renew roadtax Golf. 

Nak kata 'mengemis', alhamdulillah, belum lagi.. Ada gak mintak 'simpati' Wan dan Kak Ani.. adik-beradik saya, as for Eman, ada gak dia datang bagi beras, sardin etc.. Yeen takde bagi apa.. dia marah bergaduh ngan kakak dan abang ipar dia... takde kuasa dia nak heran kami makan ke tak kat rumah ni. 

Things not getting better.. Abang was badly depressed.. berkurung berjam-jam dalam bilik air.. to some extent, he literally slept in it. 

We had to homeschool Aivey sebab that's the most appropriate solution at that moment. 

Alhamdulillah.. Aidan, Aimar dapat support sekolah ~ ada allocation utk level B40 macam kami masa tu.. mak ayah tak kerja.. 

Anak-anak tak pernah nak bunyi nak makan sedap, nak gi jejalan, nak baju baru... apa ada, makan, pakai, guna. 

Mashaallah... 
Apa takut pada ketentuan Allah?
Masa Abg hilang kerja tu, kami berlima learned the best lesson in life ~ Allahu somad.. Allah tempat kami berganting.. tak putus tahjud, tak putus sujud, berdoa solat berhajat. 

Dalam takde income tu, sekali-sekala Allah sampaikan kiriman ntah dari sesiapa... kekawan bebaik macam Au, Rozi, Noor, Teacher Atiqah, Kak As, Khairani, Izzy.... Ya Allah.. ramailah.. semua nak belanja anak-anak makan, pakai, mainan... 
Ya Allah, kami tak mintak... diorang pun, tahu tak tahu..cuma tergerak nak membantu. 

Rezeki anak-anak tak pernah putus.. sampaikan orang tak tahu, kami takde duit masa tu! Habis semua..
...
2 tahun lamanya Abg pulun cari kerja... bila dah desperate, semua kerja boleh jalan... kerja kilang lah, kerja kat Afrika lah... semua dia apply.. satu tak lekat.. 

Bila government announced nak buat PKP... kami paling serabut.. project takde, makna kata kerja kosong pun merundum.. Ramai yang kena buang.. 

2021, rezeki Abang dapat kerja ngan KPOC. Patut based kat Sabah ~ but we were beggars and beggars don't choose. Ingat semua nak transfer ke Sabah dah... 

Tapi, sampai hari ni, kami masih di sini... Masa Abang nak pindah Sabah, ada kawan kerja dia mintak jasa baik dia, nak tukar based kat office rather than offshore.. nak jaga anak sakit jantung. mintak contract 2 tahun, tukar suka sama suka. Insyaallah.. hujung tahun ni, habis contract 2 tahun... big possibility, Abang kekal kerja offshore.. 2 minggu on-off.. so, maknanya, status quo.. tak yah pindah. Alhamdulillah. 
...
Perempuan bila dah kawin kena kerja ke berhenti? 
Ikutlah apa shariah suruh. 
Fahamlah apa niat kita kerja. 
Yang pastinya, pegang pada kata-kata, rezeki Allah tu tetap ada untuk setiap hambaNya.. itu bukan mitos. Itu dalam Al-Quran. 
...
Cuma ralat, masa kerja duit banyak..memang tak rasa langsung nak bersedekah tolong orang susah... bila dah rasa sendiri, rasa wajib tolong orang susah ni. 

Moga Allah tambah rezeki kami anak-beranak, bukan nak mewah.. tapi nak tolong agama Allah. 

Allahumma ameen

Sunday, September 3, 2023

Busuk Hati

My last post was sooooo busuk!!!! 
My hati is sooo busukkk... 

Allahuakbar. 

Tertampar-tampar diri ni bila baca ayat-ayat tentang hati dalam Quran.. ada 132 ayat yang being referred as qalb... 

Macam-macam jenis hati. 

Meh simpan sini jap nota tentang hati ~ lepas tu nak tampar diri yang tak sedar-sedar ni... Nak busuk hati kat manusia, tak tentu hala! Buruknya perangaiku... 


 3 jenis hati: firman Allah Quran Al-Hajj 22:52-54

وَمَا أَرْسَلْنَا مِنْ قَبْلِكَ مِنْ رَسُولٍ وَلَا نَبِيٍّ إِلَّا إِذَا تَمَنَّىٰ أَلْقَى الشَّيْطَانُ فِي أُمْنِيَّتِهِ فَيَنْسَخُ اللَّهُ مَا يُلْقِي الشَّيْطَانُ ثُمَّ يُحْكِمُ اللَّهُ آيَاتِهِ ۗ وَاللَّهُ عَلِيمٌ حَكِيمٌ
Dan Kami tidak mengutus sebelum kamu seorang rasulpun dan tidak (pula) seorang nabi, melainkan apabila ia mempunyai sesuatu keinginan, syaitanpun memasukkan godaan-godaan terhadap keinginan itu, Allah menghilangkan apa yang dimasukkan oleh syaitan itu, dan Allah menguatkan ayat-ayat-Nya. Dan Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana,

لِيَجْعَلَ مَا يُلْقِي الشَّيْطَانُ فِتْنَةً لِلَّذِينَ فِي قُلُوبِهِمْ مَرَضٌ وَالْقَاسِيَةِ قُلُوبُهُمْ ۗ وَإِنَّ الظَّالِمِينَ لَفِي شِقَاقٍ بَعِيدٍ
agar Dia menjadikan apa yang dimasukkan oleh syaitan itu, sebagai cobaan bagi orang-orang yang di dalam hatinya ada penyakit dan yang kasar hatinya. Dan sesungguhnya orang-orang yang zalim itu, benar-benar dalam permusuhan yang sangat,

وَلِيَعْلَمَ الَّذِينَ أُوتُوا الْعِلْمَ أَنَّهُ الْحَقُّ مِنْ رَبِّكَ فَيُؤْمِنُوا بِهِ فَتُخْبِتَ لَهُ قُلُوبُهُمْ ۗ وَإِنَّ اللَّهَ لَهَادِ الَّذِينَ آمَنُوا إِلَىٰ صِرَاطٍ مُسْتَقِيمٍ
dan agar orang-orang yang telah diberi ilmu, meyakini bahwasanya Al Quran itulah yang hak dari Tuhan-mu lalu mereka beriman dan tunduk hati mereka kepadanya dan sesungguhnya Allah adalah Pemberi Petunjuk bagi orang-orang yang beriman kepada jalan yang lurus.



1. Hati yang sihat: 
- bersih dari syahwat, syubhat, selamat dari penghambaan kepada selain Allah
- keikhlasan, kemurnian hanya untuk Allah      

2. Hati yang mati:
- hati yang dimatikan fitrahnya kepada manusia: di alam ruh, setiap manusia secara fitrah bertuhan, bersaksi Allah itu Tuhan (7:172)

3. Hati yang sakit:
-hati yang bekerja dengan rasa yang tidak enak i.e. dengki, iri, cemburu, sombong 
- penyakit; rasa yang tidak sesuai dengan Allah

...

Rasulullah SAW bersabda: "Sesungguhnya apabila seorang mukmin berbuat dosa, maka akan ada titik hitam di hatinya, jika ia bertaubat dan meninggalkannya maka hatinya akan kembali putih, namun jika ia terus melakukan(dosa) maka akan bertambah (titik hitam), maka itulah yang jadi berkarat (hati)..." [Sunan Ibn Majah]
...

[Ibn Qayyim] Kalau senang berkumpul (mendekatinya) dengan orang kafir / munafik, akan terkena penyakitnya. Kalau bergaul dengan mereka, kita akan terkena racunnya. Apalagi bila menemani mereka, kita akan hancur.
>> cara syaitan bekerja dengan perlahan-lahan. 
...
lapisan / initi hati 
>> sodrun (dada) : terus bermaksiat, melakukan benda negatif, tempat peperangan kemaksiatan dan kebaikan. 
>> qolbu (jantung) : berbolak-balik, tidak stabil. perlu ada penyembuhan hati yang berbolak-balik. 
>> fu'ad :mukmin, mampu / arif kenal Allah masih perlu bimbingan (QS53:11). kuat beribadah, beramal soleh
>> lub (nurani) : terbimbing, hati tulus, ikhlas hingga dirinya menjadi cermin... peribadinya kelihatan , penuh cahaya Ilahi
...

Nah, yang wajibnya, semua datang balik kat diri kita... orang nak buat naya, nak buat khianat ~ biar dia jawablah depan Tuhan dia nanti. Kita ni, kena selalu didik hati sebaik-baiknya. Tak mudah, tapi perlu!!